Jumat, 01 Mei 2015

EFEKTIFKAH PEMBERIAN SUBSIDI OLEH PEMERINTAH ?

0

Assalamualaikum wr.wb.
Postingan kali ini akan membahas tentang Efektifkah pemberian subsidi oleh pemerintah ?



TEMA             :  SUBSIDI & NILAI STRATEGIS APBN
JUDUL           : KEFEKTIFAN PEMBERIAN SUBSIDI OLEH PMERINTAH



             Subsidi adalah dana yang diberikan dari permerintah kepada masyarakat guna meringankan pengeluaran  atau subsidi jika bisa diartikan sebagai suatu kebijakan afirmatif untuk memberi bantuan kepada rakyat yang membutuhkan, dan kebijakan ini seharusnya dilakukan hanya sementara .
Kenapa dikatakan sementara, karena jika pemerintah selalu memberikan subsidi kepada masyarakat itu malah membuat APBN menjadi tidak hemat . dan subsidi yang sering diberikan pemerintah adalah subsidi bbm dan listrik dikarenakan jika harga BBM naik maka semua harga menjadi naik dan ini membuat masyarakat resah bahkan ada yang berdemo demi menurunkan harga BBM jika terjadi kenaikan . Pemerintah harus dipusingkan lagi dengan harga minyak dunia sendiri . 

            Sebenarnya jika pemerintah memberikan dana subsidi yang besar kepada masyarakat memang membuat masyarakat membeli BBM dan beras murah namun jika seperti itu  justru dikatakan pemerintah gagal dalam meyejahterakan rakyat nya Karena semakin banyak subsidi yang diberikan oleh pemerintah maka semakin banyak juga masyarakat yang tidak sejahtera , dan sebaliknya apabila dana subsidi yang diberikan oleh pemerintah sedikit berarti tingkat kesejahteraan masyarakat sudah mulai membaik atau meningkat . Jika kondisi seperti ini terjadi terus menerus maka masyarakat akan ketergantungan dengan pemberian subsidi dari pemerintah dan ini membuat pertumbuhan ekonomi tetap bahkan melambat  karena akan bergerak hanya jika mendapatkan subsidi dari pemerintah .

            APBN digunakan juga tidak hanya untuk subsidi tapi banyak kegunaannya seperti pembangunan kegiatan infrastuktur maka dari itu pemerintah harus pintar – pintar memberikan subsidi maksudnya adalah memberikan subsidi hanya kepada warga yang membutuhkan . Namun kenyataannya justru lain, banyak yang mendapatkan subsidi BBM adalah kalangan masyarakat kelas atas yang jelas – jelas kurang bahkan tidak berhak mendapatkannya karena sudah mendapatkan pendapatan yang tinggi . Bahkan banyak warga di pedesaan yang tidak mendapatkan subsidi .

            Jadi, bisa dibilang pemerintah harus memberikan subsidi kepada masyarakat  sebaiknya bertahap atau dikurangi, dikelola tepat agar tidak ada terjadinya penyelundupan dana subsidi , dan langsung pada sasaran jadi hanya warga yang berhak yang bisa mendapatkan subsidi dari pemerintah dengan tindakan seperti ini diharpkan dapat meningkatkan roda perekonomian Indonesia.



 Terima Kasih sudah membaca, semoga bermanfaat :)
Wassalamualaikum wr.wb

Sumber : Pasaribu,Rowland Bismark Fernando. 2012. Bahan Ajar Perekonomian Indonesia. Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, Kenari



 




DAMPAK PENANAMAN MODAL ASING DI INDONESIA

0

Assalamualaikum wr.wb.
Postingan kali ini akan membahas tentang Dampak Penanaman Modal Asing di Indonesia



Tema              : Peran penanaman modaldalam Pembangunan Nasional
Judul               : Dampak Penanaman modal Asing di Indonesia



             Penanaman modal atau Investasi adalah suatu penanaman modal yang diberikan oleh perseorangan atau organisasi / perusahaan baik dalam negeri maupun luar negeri . Penanaman modal yang ada di Indonesia diharapkan bisa membantu pemerintah dalam melengkapi serta mengisi sector – sector usaha dan industry yang belum dapat dilakukan sepenuhnya oleh pemerintah dan dapat dibantu oleh pihak – pihak swasta atau nasional .
            Para investor juga dalam memilih lokasi penanaman modalnya harus memperhatikan berbagai factor seperti sumber daya manusia yang memadai kondisi lingkungan dsb . Para investor sangat berminat yaitu pada investasi langsung dikarenakan bisa mendapatkan fasilitas dari Investor luar negeri yang berkontribusi sangat besar dalam meningkatkan bahkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia . Dan itu membuat para pelaku bisnis dalam negeri meyediakan pasokan bahan baku yang diperlukan oleh Penanam modal asing dan ini sangat menguntungkan bagi para pelaku bisnis dalam negeri.

            Dengan adanya penanaman modal asing di Indonesia di Indonesia membantu meningkatkan pendapatan / devisa Negara selain itu juga membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran yang tinggi . Para investor asing menjalankan usahanya di Indonesia dan membuat perusahaan pasti membutuhkan tenaga kerja dan warga local yang berada di wilayah tersebut yang mempunyai keterampilan yang cukup bisa bekerja di perusahaan tersebut sesuai dengan syarat-syarat yang ditetapkan.

            Selain memberikan dampak yang baik kita juga harus melihat kemungkinan – kemungkinan yang akan terjadi dikemudian hari Pemerintah Pusat dan Daerah perlu merevisi atau menambahkan  berbagai ketentuan-ketentuan yang berisi tentang melindungi kepentingan peliharaan kelestarian dan kualitas lingkungan hidup dan lingkungan alam. Apabila terdapat Perusahaan yang melanggar ketentuan tersebut wajib menggantikan kerugian dengan jumlah yang besarnya cukup untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan yang dilakukan. Bagi para pengusaha lokal dan asing  perlu semakin sadar dan mulai menyisihkan anggaran yang memadai bagi terselenggaranya kesejahteraan masyarakat di sekitar  lokasi usaha. Bagi pengusaha lokal maupun asing  bertanggung jawab sosial merupakan tuntutan agar kegiatan usaha yang berkelanjutan.
 
            Walaupun Penanaman modal asing memang membawa manfaat. Namun, kita juga harus berusaha agar tidak selamanya menjadi bawahan pihak asing . Justru kita harus menjadi tuan rumah yang mampu menggerakan perekonomian Indonesia dengan bekerja sama dengan pihak asing tapi bukan malah ketergantungan namun saling kerjasama agar kedua belah pihak sama – sama mendapatkan keuntungan.

Terima Kasih sudah membaca, semoga bermanfaat :)

Wassalamualaikum wr.wb

Sumber : Pasaribu,Rowland Bismark Fernando. 2012. Bahan Ajar Perekonomian Indonesia. Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, Kenari.




Kamis, 30 April 2015

PENGANGGURAN & INFLASI ADALAH MASALAH BESAR PEREKONOMIAN INDONESIA

0

Assalamualaikum wr.wb.
Postingan kali ini akan membahas tentangPengangguran & Inflasi masalah besar Perekonomian Indonesia



JUDUL : PENGANGGURAN & INFLASI ADALAH MASALAH BESAR INDONESIA
TEMA  : MASALAH PEREKONOMIAN INDONESIA


  1. Pengangguran

            Jika terlintas di benak kita masing – masing masalah yang sudah mendarah daging mengenai perekonomian Indonesia adalah PENGANGGURAN . Dilihat dari si pengangguran itu sendiri pasti menyalahkan kurang bahkan tidak adanya lowongan pekerjaan padahal kenyataannya adalah kurangnya ketrampilan yang dimiliki oleh pencari kerja terhdap persyaratan yang ditetapkan oleh Perusahaan .
Pengangguran yang kian meningkat menghambat laju pertumbuhan perekonomian Indonesia .
Dan akibat – akibat yang akan terjadi yaitu

  • -      Penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat, yang artinya para pengangguran tidak mendapatkan upah karena tidak ada pekerjaan yang dikerjaan dan itu membuat kesejahteraan masyarakat rendah

  • -      Pengangguran menyebabkan pendapatan pajak pemerintah berkurang, dikarenakan banyak orang yang tidak bekerja sehingga untuk membyar pajak pun mereka tidak mempunyai uang . Apabila orang – orang tersebut bekerja pasti mereka akan membayar pajak penghasilan yang bias menambah devisa Negara .

Dengan akibat – akibat seperti yang tertera diatas diharapkan pemerintah serius menangani masalah pengangguran ini . Diharapkan Pemerintah menyediakan lapangan pengerjaan yang merata sehingga mengurangi pengangguran yang ada di Indonesia.

       2.  Inflasi

Selain pengangguran yang menjadi masalah ekonomi di Indonesia , ada juga masalah yang tidak bisa dihindari yaitu inflasi , terjadi kenaikan harga – harga barang secara menyeluruh . ini dikarenakan jumlah uang beredar yang ada dimayarakat sangat banyak sehingga menimbulkan permintaan lebih besar dari pada penawaran atau bisa juga konsumsi lebih besar dari pada produksi dan distribusinya .
Dampak inflasi :

  • inflasi akan menjadikan turunnya pendapatan riil masyarakat yang memiliki penghasilan (kenaikkan pendapatannya) dengan kenaikkan harga yang di sebabkan karena
  • inflasi akan menjadikan turunnya pendapatan masyarakat yang memiliki penghasilan (kenaikkan pendapatannya) dengan kenaikkan harga yang di sebabkan karena inflasi.
  •  Harga bahan baku naik, ini mengakibatkan pengusaha menjual barangnya menjadi mahal dan ini tidak jarang yang menimbulkan kerugian .


Kedua masalah yang menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi mempunyai hubungan yang tidak  dipisahkan contohnya apabila pengangguran yang dianggap tinggi membuat pemerintah menjalankan kebijakan fiskal dan moneter. Peristiwa yang sama berulang kembali. kegiatan perusahaan meningkat dan Iebih banyak pekerja digunakan. Maka pengangguran menurun dan pendapatan nasional bertambah. Tetapi inflasi juga meningkat.

Jadi bisa dibilang upaya pemerintah dalam menurunkan tingkat pengangguran malah membuat tingkat inflasi menjadi tinggi . 

 Terima Kasih sudah membaca, semoga bermanfaat :)

Wassalamualaikum wr.wb

Sumber : Pasaribu,Rowland Bismark Fernando. 2012. Bahan Ajar Perekonomian Indonesia. Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, Kenari.




HUBUNGAN & PENGARUH DARI KEBIJAKAN MONETER DAN FISKAL

0

Assalamualaikum wr.wb.
Postingan kali ini akan membahas tentang
hubungan dan pengaruh dari kebijakan moneter dan fiskal 




JUDUL           : HUBUNGAN & PENGARUH DARI KEBIJAKAN MONETER DAN FISKAL

TEMA            : KEBIJAKAN MONETER & FISKAL

            Suatu kebijakan dibuat oleh Pemerintah dalam menangani berbagai masalah atau kendala . Begitu pula dengan kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah mengenai kebijakan moneter dan fiscal yang mengelola sisi permintaan akan barang dan jasa dalam suatu perekonomian .Tujuan dalam membuat kebijakan ini untuk mempertahankan produksi dalam negeri suatu perekonomian dan juga mempertahankan tingkat harga barang dan jasa pada tingkat yang sudah tercapai sekarang.  Karena jika permintaan lebih besar daripada penawaran dapat menimbulkan inflasi, sedangkan penawaran lebih besar daripada permintaan akan terjadi deflasi dan pengangguran merajalela. Atau dengan kata lain permintaan dan penwaran harus seimbang .

            Kebijakan fiscal ini adalah kebijakan yang dibuat pemerintah untuk mengarahkan ekonomi suatu negara melalui pengeluaran dan pendapatan pemerintah terutama belanja pemerintah  Hal utama yang termasuk kebijakan fiskal adalah pengeluaran dan pajak.
Kebijakan moneter yaitu upaya untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi secara berkelanjutan dan tetap mempertahankan kestabilan harga. Biasanya pemerintah melaksanakan kebijakan moneter dengan menambah atau mengurangi jumlah uang beredar.

            Kebijakan moneter dan fiscal saling berhubungan demi terciptanya perekonomian yang stabil , seperti kebijakan moneter yang mempengaruhi pasar uang dan pasar surat berharga , dan pasar –pasar tersebut akan saling menentukan tingkat bunga dan secara tidak langsung mempengaruhi permintaan dan penawaran yaitu kebijakan fiscal itu sendiri , dan berhubungan dengan permintaan dan penawaran maka mempngaruhi juga disektor pendapatan dan upah . Oleh karena itu kebijakan moneter dan kebijakan fiscal saling keterkaitan .

Kebijakan – kebijakan ini tentu sangat berpengaruh terhadap prekonomian .
Yang akan saya bahas adalah pengaruh terhadap nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing , Nilai tukar rupiah terhadap dollar semakin anjlok yaitu 12,975 per dollar . Jika nilai rupiah seperti ini pasti berdampak pada pendapatan dalam negeri para investor akan segan untuk menanamkan modalnya di Indonesia karena takut mengalami kerugian , namun dalam ekspor ini membawa dampak yang baik guna meningkatkan produk yang diekspornya .
Dengan begitu akan terjadi aliran dana secara cepat dari dalam negeri ke luar negeri dan ini akan menyebabkan inflasi karena permintaan lebih banyak dari pada penawaran . Akhirnya pada kondisi ini pemerintah mengambil kebijakan moneter yaitu dengan mengurangi jumlah uang beredar , menaikkan cadangan kas , menaikkan suku bunga.
Dan untuk kebijakan fiscal yang diambil adalah mengurangi pengeluaran Negara dikarenakan nilai rupiah yang kian melemah , mengurangi utang luar negeri .


 Terima Kasih sudah membaca, semoga bermanfaat :)
Wassalamualaikum wr.wb

Sumber : Pasaribu,Rowland Bismark Fernando. 2012. Bahan Ajar Perekonomian Indonesia. Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, Kenari.