Senin, 22 Juni 2015

LANGKAH INDONESIA TERHADAP PERDAGANGAN LUAR NEGERI

0



Assalamualaikum wr.wb.
Udah lama ga posting di blog ini hehe :)
Hiatus sementara karena fokus di UTS dulu , dan akhirnya balik lagi deh :)
Postingan kali ini akan membahas tentangLangkah Indonesia terhadap perdagangan luar negeri


TEMA                  : ARAH KEBIJAKAN EKONOMI INDONESIA DALAM



       PERDAGANGAN DAN INVESTASI RIIL



Dalam menghadapi era perdagangan global pemerintah Indonesia membuat kebijakan yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi komposisi, arah serta bentuk dari perdagangan global . Di dalam menyusun kebijakan PLN ( termasuk perdagangan Internasional) pemerintah Indonesia mempunyai komitmen terhadap sejumlah blok perdagangan antara lain : WTO, APEC, ASEAN, EPA, KEK dengan komitmen yang dilakukan oleh Indonesia harus meningkatkan efisiensi, produktivitas, kapasitas produksi dan inovasi disemua sektor untuk secara bersama menunjang peningkatan daya saing produk Indonesia dipasar global maupun di pasar dalam negeri saat menghadapi langsung persaingan dari produk-produk impor. Ini bukan hanya tugas dari Departemen Perdagangan, melainkan juga tanggung jawab dari semua departemen terkait. Jadi,  efektivitas dari kebijakan perdagangan luar negeri, selain ditentukan oleh baik tidaknya kebijakan itu sendiri dan pelaksanaannya, juga ditentukan oleh kebijakan-kebijakan lainnya yang bersangkutan. 

Kebijakan umum dibidang Perdagangan luar negeri  pada dasarnya terdiri dari kebijakan ekspor dan kebijakan impor.  Tujuan utama dari kebijakan ekspor adalah meningkatkan ekspor dengan syarat kebutuhan pasar dalam negeri telah terpenuhi. Sedangkan tujuan utama dari kebijakan impor , yaitu (1) mengurangi impor dengan syarat  produksi dalam negeri bisa memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri dengan tingkat efisiensi sama dengan produk impor bahkan lebih , atau (2) menambah impor jika produksi dalam negeri tidak bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri. Kebijakan Perdagangan Luar Negeri harus tetap berlandaskan pemikiran bahwa sebuah negara akan melakukan ekspor jika negara itu memiliki keunggulan yang komparatif dan kompetitif atas negara lain, dan bisa mengimpor jika sebaliknya.

              Indonesia memiliki kualitas SDM masih rendah sehingga tidak mampu menyerap transfer teknologi, birokrasi yang tidak efisien, buruknya infrastruktur, lemahnya Indonesia dalam kualitas, melihat kenyataannya langkah yang harus segera diambil adalah perbaikan sertifikasi produk, selain tentu hal-hal lain seperti peningkatan kualitas SDM dan teknologi merupakan syarat yang mutlak. Sebenarnya, daya saing global Indonesia cenderung menurun dari tahun ke tahun , maka dari itu pemerintah berupaya untuk meningkatkan daya saing Indonesia, Yaitu :

1) meningkatkan kelancaran distribusi, penggunaan produk dalam negeri,  perlindungankonsumen dan pengamanan perdagangan;
2) memaksimumkan keuntungan daya saing bangsa Indonesia dalam persaingan global;
3) mewujudkan pelayanan publik dan good governance
4) meningkatkan peran penelitian dan pengembangan, dan proses konsultasi publik
dalam pengambilan keputusan di sektor perdagangan.

           Untuk meningkatkan daya saing produk dalam negeri, upaya yang dilakukan antara lain menurunkan ekonomi biaya tinggi, memperlancar arus barang dan jasa,  meningkatkan daya saing komoditi ekspor, serta transparansi kebijakan dan memfasilitasi infrastruktur perdagangan dalam negeri.
                            

Terima Kasih sudah membaca, semoga bermanfaat :)  

Wassalamualaikum wr.wb


Sumber : Pasaribu,Rowland Bismark Fernando. 2012. Bahan Ajar Perekonomian Indonesia. Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, Kenari.



                                               







Pengaruh Perdagangan Internasional terhadap Indonesia

0

Assalamualaikum wr.wb.
Udah lama ga posting di blog ini hehe :)
Hiatus sementara karena fokus di UTS dulu , dan akhirnya balik lagi deh :)
Postingan kali ini akan membahas tentang Pengaruh Perdagangan Internasional terhadap Indonesia 



Tema           : PERAN SEKTOR LUAR NEGERI PADA PEREKONOMIAN INDONESIA



Hubungan antar Negara dalam menjalin kerjasama bisa dilihat dari berbagai aspek kehidupan dan kali ini akan membahas di sisi ekonomi , hubungan antara satu negara dengan negara lain yang dapat mempengaruhi pengalokasian sumber daya baik antara dua negara tersebut  bahkan bisa mempengaruhi antar beberapa Negara di sector yang sama . Hubungan Ekonomi Internasional terdiri dari perdagangan, investasi, pinjaman, bantuan serta kerjasama internasional, hubungan seperti ini diperlukan dalam memenuhi kebutuhan dari suatu Negara yang belum mampu memenuhi kebutuhan dalam negerinya oleh Karena itu dibutuhkan bantuan dari Negara lain .

Dilihat dari segi perdagangan Internasional timbul karena terdapat  perbedaan jumlah biaya dalam memproduksi suatu kebutuhan yang dikeluarkan oleh suatu negara, biaya produksi ( gaji, modal, sewa tanah, biaya bahan mentah/baku , serta efisiensi dalam proses produksi ) Untuk menghasilkan suatu barang negara satu belum tentu sama jumlah  biayanya dengan negara lain. Perbedaan inilah yang menjadi titik utama timbulnya perdagangan internasional.
 
Indonesia juga melakukan perdagangan Internasional karena masih belum bisa memenuhi kebutuhan dalam negerinya maka dari itu , Indonesia menjalin kerja sama dengan skala kecil maupun besar . Perdagangan Internasional sangan penting bagi Indonesia karena sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi karena dengan perdagangan Internasional juga membuat pola konsumsi masyarakat Indonesia akan semakin luas .

Perdagangan Internasional ini seperti Ekspor dan Impor , maka dari itu  diaharapkan masyarakat Indonesia bisa mengekspor barang serta kebutuhan yang berlebih ke Negara yang kurang akan kebutuhan , barang yang diekspor juga harus mempunyai kualitas yang baik agar Negara lain tetap menjalin kerja sama . Dan juga sangat di perlukan untuk bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri sendiri atau bisa dilaksanakan swasembada karena jika agar kita tidak mengandalkan barang impor . Karena jika lebih tinggi nilai Impor dari pada Ekspor maka akan terjadi Inflasi maka dari itu harus digenjot terus produksi dalam negeri agar bisa menghasilkan kebutuhan yang bisa memenuhi kebutuhan dalam negerinya .

Suatu negara akan memperoleh manfaat dari perdagangan internasional jika melakukan spesialisasi produksi dan mengekspor barang di mana negara tersebut memproduksi relative lebih efisien serta,  mengimpor barang di mana negara tersebut relative kurang atau tidak efisien. Perdagangan Internasional juga diharapkan dapat membuka pola pikir warga Indonesia agar bisa memeperluas kreatifitas dan meningkatkan produktivitas dalam memproduksi suatu barang dari sumber daya yang dimiliki . 

Perdagangan Internasional juga diharapkan bisa mengurangi tingkat pengangguran , dan ini dibutuhkan bantuan dari pemerintah seperti pemerintah mendata para penganggur dan dilatih skill apa yang mereka dimiliki dan dialokasikan ke perusahaan atau rumah produksi yang sesuai dengan kemampuan mereka masing – masing seperi perusahaan konfeksi untuk yang mempunyai keahlian dibidang menjahit atau mendesain . Atau bahkan pemerintah bisa membuat dan menambah lapangan pekerjaan . Dengan begitu membuat laju perekonomian Indonesia mengalami pergerakan bahkan bisa tumbuh lebih baik , melalui perdagangan Internasional juga produsen meningkatkan hasil produksi dalam negeri, sehingga dapat meningkatkan ekspor dalam negeri atau mengurangi impor dalam negeri.

 Terima Kasih sudah membaca, semoga bermanfaat :)  

Wassalamualaikum wr.wb


Sumber : Pasaribu,Rowland Bismark Fernando. 2012. Bahan Ajar Perekonomian Indonesia. Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, Kenari.